Penjual Sayur Keliling

Penjual sayur keliling pada masa kolonial menjajakan dagangan mereka dengan pikulan. Berkeliling ke setiap pelosok desa, menawarkan sayur mayur hasil dari kebun mereka yang tidak begitu besar kuantitasnya. Bertelanjang dada, bercaping berjalan tanpa menggunakan alas kaki.

Memasuki jaman modern sekarang penjual sayur keliling semakin langka ditemui karena pusat jual beli berpindah ke pusat-pusat perdagangan besar, pasar tradisional dan mal-mal. Sayur mayur yang dijual di pasar-pasar tradisional dan mal-mal sekarang pun tidak banyak berasal dari kebun-kebun sendiri tetapi banyak mengimpor dari luar negeri.

Perdagangan kecil sekarang perlahan-lahan mati, dan mal-mal besar mengambil alih peran pedagang sayur keliling ini, kapitalisme besar selalu mematikan rakyat kecil…..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s