Pedati (Ossenkar) Riwayatmu Telah Berakhir

Pedati di Jawa Timur Tahun 1880 (www.kitlv.nl)

Mungkin kita akan menghirup udara yang lebih bersih seandainya kendaraan bermotor tidak terus bertambah dari tahun ke tahun. Ya, semenjak teknologi mesin ditemukan dan mobil sebagai alat pengangkutan barang dan manusia diciptakan masyarakat mulai mencoba alat baru tersebut sebagai alat angkutan baru maupun sebagai simbol status sosial. Imbasnya yang sangat mencolok adalah berbagai kendaraan tradisional semakin terpinggirkan dan lama-lama menghilang. Selain itu juga menghilangkan berbagai jenis pekerjaan yang berkaitan dengan kendaraan tradisional tersebut. Salah satu yang sangat sulit ditemukan adalah pedati yang ditarik baik oleh sapi, kerbau maupun kuda.

Pengangkutan Tebu menggunakan Pedati Tahun 1920 (Koleksi: http://www.kitlv.nl)

Foto-foto masa kolonial Belanda dulu memberikan gambaran bahwa pedati (ossenkar) menjadi alat pengangkutan yang vital bagi masyarakat untuk mengangkut barang-barang hasil produksi mereka ke pasar maupun ke tempat lain. Pedati juga banyak digunakan untuk mengangkut hasil produksi onderneming (perkebunan) milik pemerintah kolonial Belanda. Sebagai gambaran, pabrik-pabrik gula di Jawa banyak menggunakan pedati yang ditarik sapi untuk mengangkut tebu, begitu juga dengan hasil perkebunan kapuk, kopi, tembakau serta beras. Terkadang pedati merupakan kendaraan perantara antara pedalaman dengan stasiun kereta. Barang dari pedalaman dibawa ke gudang stasiun untuk diangkut dengan kereta api ke tempat lain.

Pedati juga berfungsi sebagai alat pengangkutan manusia yang digunakan diwilayah pedesaan, bahkan di wilayah batavia dan kota-kota besar Jawa pada masa kolonial pedati terlihat banyak berlalu-lalang bersama dengan kendaraan tradisional lainnya. Bila kita tilik lebih jauh lagi bahwa pedati juga memberikan berbagai lapangan pekerjaan bagi banyak masyarakat, mulai dari peternak sapi, kerbau, kuda, hingga tukang pencari rumput, penggembala hewan, hingga kerajinan pembuatan pedati tersebut.

Pedati Terjebak banjir di Batavia 1925 (www.kitlv.nl)

Hilangnya pedati akibat kemajuan jaman dan pergeseran penggunaan transportasi yang lebih cepat telah pula mengurangi bahkan lambat laun mulai hilang lapangan-lapangan pekerjaan yang berkaitan dengan sektor transportasi tradisional ini.

—————————————————————————00000000000000000000000————————————————

Iklan

3 comments on “Pedati (Ossenkar) Riwayatmu Telah Berakhir

  1. Sapi-sapi pedati berjalan menyusuri jalan tanpa harus dikendalikan kusir, dia akan terus berjalan sekalipun sang kusir tidur, bahkan dlm kegelapan malam, begitu setia pada pekerjaan dan tuannya…pantas tuk kita renungkan..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s