Berburu Pada Masa Kolonial

Masyarakat Eropa dan Masyarakat Lokal berburu di Priangan Jawa Barat 1865 (Koleksi: http://www.kitlv.nl)

Berburu hewan merupakan kegiatan yang sudah dikenal manusia sejak manusia belum mengenal bercocok tanam untuk memenuhi kebutuhan makanan mereka, dan bahkan hingga masa modern. Aktivitas berburu mengalami sebuah perkembangan yang memunculkan perkembangan teknologi persenjataan dari mulai tombak, panah, sumpit dari kayu hingga manusia mengenal besi maka peralatan berburu pun terbuat dari besi untuk mata tombak dan panah. Juga memunculkan perkembangan teknik berburu dengan berbagai jebakan untuk menarik hewan buruannya. Dari pembuatan jebakan tradisional hingga jebakan menggunakan jaring terbuat dari tali yang cukup kuat.

Bangsawan dan pengiringnya sedang berburu macan dan rusa di Jawa tahun 1865 (Koleksi: http://www.kitlv.nl)

Dalam perkembangannya berburu juga mengalami pergeseran tujuan. Bagi sebagian masyarakat terutama masyarakat golongan bangsawan berburu bukan menjadi sebuah aktivitas memenuhi kebutuhan makanan tetapi telah menjadi sebuah klangenan.  Berburu bagi para bangsawan juga dapat diartikan sebagai wujud jiwa ksatria dari golongan mereka. Dalam sebuah cerita Mahabharata, Pandu raja Hastina ayah dari Pandawa melakukan kegiatan berburu disebuah hutan yang membuat dirinya tewas dikutuk akibat memanah sepasang kijang yang merupakan perwujudan dari Resi yang sedang bercinta.

Sebuah illustrasi kostum Berburu Bangsawan Jawa 1851 (Koleksi: http://www.kitlv.nl)

Para bangsawan di Nusantara sangat memnyukai aktivitas berburu di alam liar ini, biasanya mereka memakai pakaian yang khusus untuk berburu dan diiringi oleh pelayan-pelayan mereka. Hutan-hutan khusus untuk berburu bagi para bangsawan disediakan oleh kerajaan dan diatur khusus agar masyarakat rendahan tidak melakukan aktivitas berburu di hutan tersebut. Hal ini juga dilakukan oleh masyarakat Eropa yang tinggal di Hindia Belanda, mereka bersama para bangsawan sering melakukan aktivitas berburu ini di hutan khusus. Bahkan mereka juga membuat hutan khusus seperti yang dilakukan di Batavia dimana wilayah Lapangan Banteng merupakan salah satu . Salah satu gubernur jenderal Belanda yang suka sekali mengisi hari-harinya dengan berburu di hutan yang kini terletak Lapangan Banteng adalah Gubernur Jenderal Maetsuijker, tahun 1644. Tak tanggung-tanggung, untuk berburu di hutan yang lebat tersebut, Maetsuijker mengerahkan 800 orang pemburu di Lapangan Paviljoen. Orang-orang itu tidak semuanya berburu tetapi ditugaskan untuk mengiring satwa-satwa liar ke arah utara.

Berburu sebagai klangenan bangsawan membidik hewan buruannya tidak hanya hewan liar yang dapat dikonsumsi tetapi juga hewan-hewan liar buas, seperti macan, buaya, ular dan lainnya, tetapi hewan yang utama dan biasa menjadi hewan buruan adalah banteng, babi hutan, kijang/rusa. Klangenan berburu seperti ini pada masa sekarang telah berkurang karena hewan-hewan yang menjadi buruan telah menjadi langka dan kemungkinan juga bahwa langkanya hewan-hewan in selain semakin menyempitnya habitat hutan sebagai tempat tinggal mereka akibat kemajuan industri juga disebabkan oleh aktivitas ini. Tinggal sekarang pemerintah sibuk mengatur agar hewan-hewan liar yang dulu menjadi hewan buruan tetap lestari dengan melarang berbagai aktivitas berburu.

Masyarakat Lokal Borneo sedang berburu 1865 (Koleksi: http://www.kitlv.nl)

Dan memang aktivitas berburu sebagai klangenan sudah semakin langka dan dibatasi oleh peraturan pemerintah untuk melindungi hewan-hewan yang semakin punah………..

——————-0000000000000———————-

Iklan

3 comments on “Berburu Pada Masa Kolonial

  1. Ping-balik: Berburu pada Masa Kolonial | BALTYRA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s