Tjerita dari Seboeah Gedong: Stadstuin Semarang

Stadstuin Semarang 1927 (Koleksi: http://www.kitlv.nl)

Gedong Stadstuin jang didiriken pada taon 1905 dan mengambil tempat sebagian dari aloon-aloon seblah Koelon, sekarang telah dibongkar. Dengen begitoe aloon-aloon Semarang jang di dalem tempo blakangan ini soeda djadi sempit lantaran tanahnja kena dimakan oleh pendirian-pendirian Postkantoor, Telefoonkantoor, Stadsverband (sekarang djadi autobussen staanplaats) dan pasar Djohar, djadi loeas poela.

Saja rasa ada baeknja kaloe di sini saja oelangken bebrapa kadjadian jang menjangkoet pada pendirian itoe boeat djadi satoe peringetan. Veereniging Stadstuin diberdirikan pada tanggal 2 Agustus 1904 oleh Resident Pietersijthof dengan maksoed teroetama boeat madjoekan kunst Barat, rapetkan persobatan di antara anggota-anggotanja serta boeat dapetken tempat mengaso jang baek, dengan kadang-kadang diadakan gezellige avond (kaja Planten & Dierentuin di Batavia). Segala bangsa bisa ditrima mendjadi anggotanja itoe perkoempoelan dan sebagi lid Tionghoa jang pertama saja ketemoeken namanja Majoor Tan Siauw Liep jang itoe Tempo pangkoe djabatan Luitenant.

Pada permoelahan taon 1905 baroelah gedong Stadstuin itoe didiriken di aloon-aloon seblah Koelon dengen contract 25 taon lamanja pafa pamerentah, tapi saban kali contract itoe bisa dipandjangken boeat lima taon lamanja. Dan Resident Pietersijthof itoe dengen sasoengoenja ada satoe pembesar jang tjakep, di bawah ia Semarang telah dapetken kamadkoean boekan sedikit. Itoe djalanan jang hoeboengken Boeloe-Bangkong dengen lintasin Telogo-Bajem jang sekarang dinamaken Pietersijthoflaan poen soeda diboeka atas ia poenja oesaha.

Pada taon 1916 tatkala journalist Marco di Solo ditangkep lantaran melanggar randjau pers oleh pengadilan Landraad di Semarang didjatoken hoekoeman 8 boelan pendjara, kaoem pergerakan di ini kota lantas bikin pertemoean di Stadstuin dan berdiriken satoe comite jang dinamakan Comite van actie Drukpersvrijheid anggotanja terdiri dari toean-toean: D.J.A Westerveld dan H. Sneevliet dari ISDV, G.L. Toope dan R. Pramoe dari Insulinde, Zimmerman van Woesih dan Joesoef dari VSTP, Bransteder dari Marinebond, Soeharjo dari Porojitno, Dr. Tjipto Mangoenkoesoemo dan Darnakoesoema dari IJB dan K.T. Kwee dari dagblad Djawa-Tengah. Comite ini laloe madjoeken permintaan pada pamerentah soepaja journalist Marco dapetken kaentengan hoekoeman serta pers Melajoe dibri sedikit kemerdikaham boeat bersoeara.

Tatkala harga barang-barang kaperloean idoep naek semingkin tinggi, sahingga satoe goeloeng benang goena kaperloean mendjait seperti benang no. 160, dari satoe cent lontjat djadi 6 cent, beras no 1 sampe f 14.- perdatjin, no. 2 f 13.-per datjin, toean-toean Dekker dan Sneevliet, masing-masing voorzitter dan secretaries dari VSTP pada tanggal 6 Februari 1918 telah bikin persidangan terboeka di Stadstuin, siding mana dikoendjoengin oleh plm. 7000 orang dari segala bangsa. Sebagi sprekers itoe tempo ada tertampak toean-toean: van Burink bitjara di dalem bahasa Blanda, Baars idem, Darsono, Sneevliet dan Semaoen dalem bahasa Melajoe. Marika minta soepaja pamerentah tetapken harga beras perdtjin f 10.- sebab pendoedoek jang kebanjakan ada terlaloe berat oentoek bajar harganja barang kaperloean idoep jang sanget tinggi itoe. Spreker-spreker di atas itoe adalah pemimpin-pemimpin pergerakan jang amat actief di Semarang pada djaman itoe dan brapa taon blakangan ampir seanteronja tida diperkenanken poela berdiam di ini daerah lantaran acrienja dianggep berbahaja oleh pamerentah.

Pada tanggal 8 Mei 1923, toean Semaoen jang itoe waktoe pangkoe djabatan voorziiter dari VSTP boeka openbare vergadering di Stadstuin, andjoerin kaoem boeroe lakoekan pemogokan dan laen-laen actie lagi. Tetapi begitoe ia kombali ka roemahnja jaitoe di kantoor PKI di Tegal-wareng kerna ia menoempang di itoe roemah, politie laloe grebek padanja. Ia tida dapet kasempetan boeat bitjara banjak pada istrinja, maka toean Semaoen melaenken pesen pada sang istri jang itoe koetika sedeng hamil, kalo baji itoe lahir soepaja dikasi nama “Loekita”.

Malemnja perkoempoelan-perkoempoelan kaoem boeroe Priboemi adaken vergadering di kampoeng Gendong, dimana itoe tempo telah diambil poetoesan besoknja lakoeken pemogokan sebagi protest. Besoknja, tanggal 9 Mei tram kota jang lakoeken perhoeboengan Djomblang-Boeloe tida bisa djalan, lantaran personeelnja mogok. Di werkplaats S.J.S poen penggawenja Priboemi di Pasar Djohar tida kaliatan djoealan. Dan Pasar Djohar jang biasanja rame itoe djadi lebih sepi poela, ampir kosong lantaran soedagar-soedagar Tionghoa jang sedeng rajahken hari peringetan 9 Mei itoe hari poen sama tida boeka dasaran. Koesir-koesir sado itoe hari djoega tida menambangin maka Semarang djadi amat soenji. Djongos-djongos dan baboe-baboe jang biasanja anter makan pada toeannja di kantoor-kantoor, djadi riboet. Marika tida bisa dating di waktoenja jang bener. Trein S.C.S, S.J.S dan N.I.S jang brangkat paling, semoea tida bisa djalan lantaran machinist, stoker dan conducteur Priboemi tidak masoek kerdja. Boeat ringanken kasoekeran, kongsi-kongsi kreta api itoe laloe minta bantoeannja moerid-moerid Technische School bangsa Europeaan goena djalanken itoe trein. Di saban kreta ada ikoet brapa agent politie goena mendjaga katertiban. Fihak jang berkapentingan kamoedian ambil tindakan lebih djaoe, semoea gedong-gedong jang penting laloe dikasi pendjagahan. Saban bestelwagen dari kongsi-kongsi kreta api itoe jang moesti membagi barang di dalem kota djoega dianter politie bersendjata.

Roepanja kawan-kawannja toean Semaoen bisa bekerdja sebat, maka itoe pagi djoega personeel Priboemi dari station Weleri ikoet mogok. Di station Pekalongan tjoema ada 5 penggawe Priboemi jang dateng di tempat pakerdjahan. Trein Pekalongan jang itoe hari moesti brangkat ke Batavia djadi terhalang. Itoe pemogokan masi berdjalan teroes sampe tanggal 10 Mei. Pamerentah laloe ambil tindakan keras, orang-orang jang dianggep mendjadi pengasoet oentoek lakoekan pemogokan, sigra ditangkep. Begitoelah di brapa kota dimana ada terdapet orang –orang jang dipandang berbahaja boeat katertiban oemoem didjebloesken di dalam tahanan, maka pada pertengahan boelan Mei semoea keadahan soeda kombali poela sebagimana sediakala.

Laen kadjadian poela jang mengenaken Stadstuin adalah tatkala di itoe tempat dirajaken pesta balmasque pada tanggal 31 Augustus 1923, harian peringetan hari lahirnja Sri Ratoe dan bertachta 25 taon lamanja. Selagi publiek bergoembira dengen adanja itoe perajahan, pada djam sabelas malem orang telah lemparken dengen beroentoen doea bom di pekarangannja Stadstuin. Jang pertama tida mengambil korban, tetapi jang kadoea kalinja bikin loeka 13 orang, jaitoe 1 njonja dan 1 orang Europeaan, 1 politie opziener, 3 lelaki dan 7 njanja Tionghoa berikoet satoe gadis. Tetapi keadahan marika semoea tida berbahaja.

Laen malemnja, tatkala itoe perajahan dilandjoetkan orang tjoba djailin poela dengen lemparken satoe bom di pekarangan Stadstuin, tetapi tidak mengambil korban, laen bom dilempar di depan Oost Java Bioscop jang berada di sebrangnja, tetapi poen tida bikin tjilaka orang. Societeit Harmonie poen orang timpoek dengen bom tetapi tida terbitken karoesakan begitoe poen bom jang dilempar di pekarangan gedong Resident. Politie telah djanjiken oepah besarnja f 2000.- pada siapa jang bisa oendjoek pendjahatnja, samentara banjak orang jang ditjoerigaken telah ditahan.

Begitoe sadja saja toeroenken brapa tjatetan jang berhoeboengan dengen Stadstuin, pendirian mana sekarang dikoenraken, lantaran Regent merasa kaberatan dengan adanja ini pendirian jang beslag sebagian dari aloon-aloon hingga meroepaken satoe pemandangan koerang bagoes bagi kota Semarang. Tetapi sadjek doea tiga taon doeloe Vereeniging Stadstuin telah beli Djomblang Theater, jang laloe dinamakan Dependence, dimana segala milik dari Stadstuin laloe dipindaken dan diadaken berbagi-bagi perobahan boeat kasenangannja iapoenja leden.

Oleh: L. Th. J. (Surat Kabar Sin Po, 4 November 1939)

——–0000———-

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s