Dewa-Dewi dalam Sistem Pantheon Pada Masa Mataram Kuno (Bagian 2)

Candi Prambanan sebagai signifikansi penggambaran Pantheon Hindu (Koleksi: www. kitlv.nl)

pantheon berasal dari bahasa Latin pantheios yang artinya merujuk pada kuil untuk semua dewa. Akan tetapi pantheon dapat diartikan sebagai keseluruhan dewa-dewi itu sendiri yang banyak dipuja oleh masyarakat. Keseluruhan dewa-dewi yang dipuja oleh masyarakat ini dalam prakteknya tidak dipuja secara bersama-sama sekaligus melainkan masing-masing dewa-dewi dipuja sendiri sesuai dengan peran dan kesempatan yang berbeda.

Jawa pada masa Mataram kuno telah dipengaruhi dua sistem kepercayaan besar yaitu Hindu dan Budha. Persebaran bangunan pemujaan (candi) di berbagai wilayah Jawa cukup jelas menggambarkan pemujaan terhadap para dewa-dewi Hindu dan Budha ini. Setiap bangunan candi, menggambarkan dewa-dewi yang dipuja masyarakat berbeda-beda sesuai dengan kepercayaan mereka pada saat itu. Hal ini ditunjukkan melalui arca-arca dewa-dewi yang terdapat di bangunan candi tersebut. Dan juga menunjukkan hirarki para dewa-dewi ini dalam sistem kepercayaan tersebut. Baca lebih lanjut

Iklan