Penjual Soto Masa Kolonial

 

Penjual Soto di Jawa Tahun 1870 (Koleksi: Sana Pustaka Kraton Kasunanan Surakarta)

Kadang-kadang setiap pagi, ketika mengantarkan istriku bekerja aku mampir di sebuah warung soto di daerah Sumber, Solo untuk sarapan pagi. Kenapa juga aku memilih warung soto, padahal warung makan lain cukup banyak. Alasannya cukup sederhana, karena warung soto tersebut unik bagiku. Masih sangat sederhana, dengan pikulan untuk menaruh kuah soto dan berbagai peralatannya. Kuah sotonya di taruh dalam sebuah kuali besar yang dipanaskan dengan tungku berbahan bakar arang. Rasa kuah soto ini menurutku berbeda dengan kuah soto yang dipanaskan di dalam panci logam dan ditaruh di atas kompor gas maupun kompor minyak. Baca lebih lanjut

Iklan