“Dunia Gemerlap” Masyarakat Jawa

Penari Tayub di Jawa 1910 (Koleksi: www.kitlv.nl)

Penari Tayub di Jawa 1910 (Koleksi: http://www.kitlv.nl)

Baliho iklan besar terpampang di perempatan Manahan, Solo, mengiklankan sebuah pertunjukkan musik dengan DJ terkenal bagi clubber-clubber yang suka bergoyang hingga larut malam. Ya, sebuah kehidupan malam yang ekslusif dalam sebuah kebudayaan kota metropolitan dibalut dengan bahasa modern, “clubber”. Baca lebih lanjut

Iklan

DAPUR (PAWON) KERATON SURAKARTA MASA KOLONIAL

Menu makan malam di Keraton Surakarta pada kesempatan ulang tahun Susuhunan pada 18 Juli 1911 (Koleksi: http://www.kitlv.nl)

Kuliner yang setiap hari kita santap dan bercitarasa tinggi baik di rumah maupun di berbagai tempat makan, mungkin secara tidak sadar kita tidak memikirkannya dari mana kuliner tersebut diolah. Kuliner-kuliner tersebut diolah disebuah dapur dengan berbagai tehnik memasak, seni dan perpaduan budaya. Mungkin dapur milik kita bukan sesuatu yang istimewa, tetapi bagaimana bila dapur tersebut adalah dapur Istana Kerajaan yang tentunya memiliki berbagai cerita menarik. Dalam tulisan ini akan sedikit dibahas mengenai dapur Istana Keraton Surakarta terutama dapur (pawon) yang digunakan okeh Paku Buwana X dan Paku Buwana X. Tulisan ini bukan sebuah tulisan yang lengkap tetapi mungkin hanya serpihan-serpihan sejarah keberadaan dapur tersebut dan yang menurut saya patut diceritakan. Baca lebih lanjut

Bondowoso Exhibitions 1898

Gapura Pameran Budaya dan Ekonomi Bondowoso 1898 (Koleksi: http://www.kitlv.nl)

Perkembangan kota tidak adapat dilepaskan dari berbagai aktivitas masyarakat tersebut di dalam mengelola berbagai keunggulan kota tersebut. Pada masa sekarang keunggulan kota di perkenalkan dan “dijual” melalui berbagai cara. Baik secara penanaman modal baik dalam negeri maupun asing ataupun dengan memperkenalkannya melalui berbagai event-event baik event-event pameran kebudayaan, maupun event-event ekonomi. Event-event kebudayaan ini bahkan telah ada sejak lama dan masih terus berlangsung dan terpelihara hingga kini seperti Sekaten di wilayah Solo dan Jogjakarta maupun Jakarta Fair di Jakarta yang lebih modern. Event-event tersebut merupakan perpaduan antara event budaya dan ekonomi yang hendak diperkenalkan dan dijual kepada masyarakat. Tentunya event-event ini menarik animo besar masyarakat untuk datang dan menjadi bagian dari event tersebut atau sekedar menyaksikan kemeriahan suasana. Baca lebih lanjut

Belajar Sejarah dari Games

Assasin Creed dan Bangunan Colloseum

Siapa yang tidak suka bermain games, terutama games di computer, dari anak-anak hingga orang dewasa sangat menyukai aktivitas ini. Baik games yang bersifat offline hingga online semua menikmati bahkan bisa menghabiskan waktu seharian di depan computer hanya untuk menikmati berbagai kesenangan dalam bermacam-macam genre games. Dalam games yang kita mainkan, kita akan dibawa ke dalam dunia virtual baik masa lampau, masa kini bahkan hingga visualisasi masa yang akan datang. Baca lebih lanjut